ADIWARTA.COM: KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama jajaran kepolisian berkomitmen mempererat kolaborasi guna menjaga kondusivitas wilayah, mendukung kelancaran pembangunan, dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat menghadiri acara ramah tamah Kapolda Sultra di Claro Hotel Kendari, Rabu malam (20/5/2026).
Pada kesempatan itu, Andi Sumangerukka turut menyampaikan selamat kepada Brigjen Pol Himawan Bayu Aji yang resmi mengemban tugas sebagai Kapolda Sultra. Ia berharap kepemimpinan baru di lingkungan Polda Sultra mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai capaian positif yang telah diraih sebelumnya.
Menurut dia, keberadaan Kapolda baru diharapkan memperkuat kontribusi kepolisian dalam mendukung agenda pembangunan daerah serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Selain itu, Andi Sumangerukka memaparkan kondisi umum Sultra sebagai daerah kepulauan dengan kekayaan sumber daya alam yang besar. Sektor pertanian, pertambangan, kelautan dan perikanan, hingga pariwisata disebut menjadi penopang utama ekonomi daerah.
Ia menegaskan, Sultra memiliki cadangan nikel yang besar di tingkat dunia, serta potensi emas, perak, dan mineral lainnya yang menjadi modal strategis pembangunan daerah.
Selain kekayaan sumber daya alam, Sultra juga dikenal sebagai wilayah dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Masyarakat dari berbagai suku, agama, dan etnis hidup berdampingan secara harmonis.
Empat suku lokal utama, yakni Tolaki, Buton, Muna, dan Moronene, hidup berdampingan dengan berbagai etnis nusantara lainnya seperti Bugis, Makassar, Jawa, Sunda, Bali, Minang, Batak, Dayak, Ambon, hingga Papua. Kondisi ini menjadikan Sultra kerap disebut sebagai miniatur Indonesia.
Perlu diketahui kata Andi Sumangerukka Pemprov Sultra saat ini terus fokus menjalankan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan visi “Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius”.
Ia menyadari, pelaksanaan pembangunan tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika. Namun, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, TNI, dan Polri, hambatan tersebut diyakini dapat diatasi secara bersama-sama.
Karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi, komitmen, dan kerja sama yang sinergis antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan.
Dengan demikian, Andi Sumangerukka berharap sinergi yang telah terjalin selama ini antara Pemprov Sultra dan Polri dapat terus diperkuat, terutama dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sultra secara berkelanjutan.*
Editor: Saldy








