ADIWARTA.COM: KONAWE – Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Konawe, Pedri Santo Pratama, mengapresiasi langkah tegas Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dalam mengusut dan memberantas dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara.
Pedri menilai penegakan hukum yang dilakukan Kejagung merupakan bentuk komitmen negara dalam membersihkan praktik korupsi yang selama ini diduga merugikan keuangan negara serta berdampak pada masyarakat dan lingkungan di wilayah pertambangan.
Mantum HMI Cabang Konawe menyampaikan bahwa proses hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat. Tegas Pedri.
“Kami mengapresiasi Kejaksaan Agung RI yang telah menunjukkan keseriusannya dalam mengusut dugaan korupsi di sektor pertambangan Sulawesi Tenggara. Ini menjadi harapan bagi masyarakat agar praktik-praktik korupsi yang merugikan negara dapat ditindak secara tegas,” ujar Pedri.
Ia juga mendorong agar penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara menyeluruh, sehingga seluruh pihak yang memiliki keterlibatan dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, Pedri yang juga sebagai Eks Ketua Badko Sultra Bidang Internal, berharap momentum ini menjadi awal pembenahan tata kelola sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara agar lebih transparan, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sebagai Rakyat Tentunya berharap komitmen ini terus dijalankan oleh penegak hukum, proses penegakan hukum yang profesional serta mendorong pemberantasan korupsi di berbagai sektor. Langkah tersebut adalah bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.*
Editor: Saldy







