ADIWARTA.COM: KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman gagal mempertahankan supremasi kebersihan Adipura pada tahun 2025. Berdasarkan data resmi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia (RI), Kota Kendari terlempar dari daftar penerima penghargaan dan hanya masuk dalam kategori penilaian rendah.
Hasil penilaian kinerja pengelolaan sampah kabupaten dan kota tahun 2025 menunjukkan bahwa tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tertinggi, Adipura Kencana. Kendati demikian, KLH melansir terdapat 35 kabupaten dan kota yang berhasil mendapatkan status penerima sertifikat menuju kabupaten dan kota bersih. Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Bone, Kota Parepare, Kota Palu, Kabupaten Maros, dan Kota Surabaya.
Berbanding terbalik dengan kota-kota tersebut, Kota Kendari justru merosot ke kategori kabupaten dan kota dalam pembinaan. Berdasarkan akumulasi penilaian, Kota Kendari hanya mampu mengantongi nilai sebesar 59.00.
Upaya konfirmasi mengenai kegagalan ini tidak mendapatkan jawaban dari pihak terkait. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada 1 dan 2 April 2026.
Wartawan kemudian melakukan penelusuran langsung ke Kantor DLHK pada Kamis, 2 April 2026, namun Erlis dilaporkan sedang tidak berada di ruang kerjanya.
“Bu Kadis sedang menghadiri kegiatan di BPD Tower. Coba saja telepon,” ungkap salah satu staf DLHK yang ditemui di lokasi.
Meski telah dihubungi kembali melalui panggilan telepon WhatsApp sebanyak tiga kali, Kepala DLHK tetap tidak mengangkat ponselnya hingga berita ini disusun.
Kegagalan di tahun 2025 ini menjadi catatan buruk bagi sejarah kebersihan kota, mengingat Kota Kendari memiliki rekam jejak yang panjang dalam penghargaan lingkungan ini.
Seperti diketahui, Kota Kendari sebelumnya dikenal sebagai “langganan” penerima Adipura secara berturut-turut pada masa pemerintahan Wali Kota Asrun dan Wakil Wali Kota Musadar Mappasomba. Tradisi prestasi tersebut sempat berlanjut hingga masa transisi pemerintahan. Kota Kendari terakhir kali menerima penghargaan Adipura di masa pemerintahan Muhammad Yusuf selaku Pj Wali Kota Kendari pada Maret 2024 lalu.
Namun, di bawah kendali kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman saat ini, status kota penyandang Adipura tersebut resmi lepas dan kini jatuh ke status kota dalam pembinaan oleh kementerian pusat.*
Editor: Saldy








