close

Rumah Warga di Onembute Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp350 Juta

1000769628 11zon

ADIWARTA.COM: KONAWE – Satu unit rumah milik warga di Desa Kumapo, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, ludes dilalap si jago merah pada Rabu sore (22/04/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WITA itu sempat memicu kepanikan warga sekitar yang berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas tiba di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat berasal dari bagian dapur rumah milik Wanisa (80). Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.

Salah seorang saksi mata, Sardin, tetangga korban, mengatakan dirinya melihat api mulai muncul dari arah dapur belakang rumah.

“Saya lihat api sudah menyala di dapur, kemudian saya langsung ke lokasi untuk mencoba membantu. Tapi api cepat sekali membesar,” ujarnya.

Sementara itu, saksi lainnya, Mawarti, mengaku sempat memasak air menggunakan tungku kayu sebelum masuk ke kamar untuk beristirahat.

“Saya sempat tertidur, lalu terbangun karena terasa ada bara api jatuh di kepala saya. Saat itu saya langsung melihat asap tebal dan api sudah mulai membesar dari dapur,” katanya.

Warga yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak berhasil mengendalikan kobaran yang terus meluas. Mereka kemudian segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 16.10 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 17.10 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp350 juta karena rumah korban hampir seluruhnya hangus terbakar. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui tidak berada di tempat dan sementara waktu mengungsi di rumah kerabatnya.

Personel Polsek Onembute yang berada di lokasi turut membantu pengamanan serta mengatur warga agar tidak mendekati area berbahaya demi kelancaran proses pemadaman.

Dari hasil analisis sementara, kebakaran diduga dipicu kelalaian saat memasak menggunakan tungku kayu yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala. Selain itu, konstruksi dapur berbahan papan diduga mempercepat penyebaran api.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan api di dalam rumah.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak dalam keadaan api masih menyala. Pastikan kondisi dapur aman sebelum ditinggalkan guna mencegah kejadian serupa,” imbau pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu akibat kelalaian kecil. Kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan menjadi kunci utama untuk mencegah musibah serupa terulang kembali.*

Editor: Saldy