close

IMI Sultra Gelar Rakerprov 2026 dengan Target Lengkapi Kepengurusan di Semua Daerah

20260131 180452
BAGIKAN BERITA:

ADIWARTA.COM: KENDARI – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 pada Sabtu (31/1/2026) di salah satu hotel bintang tinggi di Kota Kendari.

Acara yang menjadi tonggak strategis ini diadakan untuk mengkonsolidasikan organisasi sekaligus mengevaluasi seluruh program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum IMI Sultra Anton Timbang beserta seluruh pengurus IMI dari kabupaten dan kota se-Sultra.

Turut menghiasi acara perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mitra strategis, serta berbagai pihak terkait – di antaranya Wakil Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra Komisioner Besar Polisi (KBP) Arif Irawan, dan Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra Dr. La Sawali yang mewakili Ketua KONI Sultra.

Juga hadir perwakilan BPJS Ketenagakerjaan bidang kepesertaan dan Ketua Klub Motor Besar Sultra Yudhi Mahardika.

IMG 20260131 180601
Ketgam: Ketua Umum IMI Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, saat menyampaikan arahan dalam Rakerprov 2026 di Kota Kendari.

Ketua Panitia Rakerprov Ali Rezky menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan wadah penting untuk menyusun langkah strategis organisasi melalui evaluasi menyeluruh dan konsolidasi yang kuat.

“Rakerprov tahun ini menjadi fondasi bagi kemajuan IMI Sultra ke depan – bukan hanya untuk melihat apa yang telah kita capai tahun lalu, tetapi juga bagaimana kita dapat lebih solid dan efektif dalam menjalankan mandat organisasi,” ujar Ali Rezky.

Dalam sambutannya, Anton Timbang mengumumkan target ambisius organisasi pada periode kepemimpinannya saat ini: membentuk kepengurusan IMI yang lengkap di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Saat ini, IMI hanya telah berdiri di 11 daerah, yaitu Kabupaten Kolaka Timur, Kota Baubau, Konawe Utara, Kolaka, Konawe, Kota Kendari, Bombana, Muna, Buton Selatan, serta Konawe Selatan.

“Saat ini kita baru mencapai 11 dari 17 daerah target. Sebelum periode ketiga kepemimpinan saya berakhir, saya pastikan IMI akan hadir dan berdiri kokoh di setiap sudut Sulawesi Tenggara,” tegas Anton dengan penuh keyakinan.

Selain target ekspansi organisasi, Anton juga mengungkapkan dua fokus utama IMI Sultra ke depan: persiapan cabang olahraga otomotif untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kota Kendari, serta penyelenggaraan Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sultra yang akan menyelenggarakan proses pemilihan ketua baru.

“Saya telah memimpin IMI Sultra selama tiga periode dan sangat bangga melihat kontribusi aktif organisasi ini dalam berbagai agenda nasional IMI. Komitmen saya terhadap kemajuan otomotif di tanah air Sultra tidak akan pernah pudar,” tambahnya.

Anton juga menegaskan dukungan penuh IMI Sultra terhadap KONI Sultra dalam mengangkat prestasi atlet otomotif daerah. “Dengan kepemimpinan yang kuat dari Ketua KONI Sultra saat ini, saya yakin olahraga otomotif Sultra akan terus bersinar dan meraih prestasi gemilang,” ucapnya.

Selain itu, ia mendorong seluruh pengurus IMI kabupaten/kota untuk minimal menyelenggarakan dua event otomotif setiap tahunnya, dengan mengajak pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal untuk terlibat secara aktif. Ia juga mengingatkan agar kendaraan yang digunakan dalam event otomotif tidak dipergunakan di jalan umum, mengingat potensi pelanggaran peraturan lalu lintas.

Pada kesempatan yang sama, KBP Arif Irawan mengajak IMI untuk berperan sebagai mitra strategis kepolisian dalam mendukung tertib lalu lintas dan mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara.

“Masih banyak kasus pelanggaran yang kita temui sehari-hari – mulai dari penggunaan knalpot tidak standar, kelalaian dalam melengkapi perlengkapan berkendara, hingga tidak menggunakan lampu sein saat berbelok. Kami mengharapkan peran aktif IMI sebagai garda terdepan dalam menyebarkan edukasi yang benar kepada komunitas motor dan masyarakat luas,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar setiap pengurus IMI kabupaten/kota selalu menjaga koordinasi erat dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), pemerintah daerah, dan para pelaku usaha untuk menyelenggarakan kegiatan otomotif yang tidak hanya menarik, tetapi juga tertib, aman, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Rakerprov IMI Sultra Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Umum KONI Sultra yang mewakili Ketua KONI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Editor: Saldy