ADIWARTA.COM: Konawe Utara – PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Nikel (UBPN) Konawe Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan mendukung penuh perbaikan Jembatan Tinobu yang kini telah resmi dioperasikan kembali setelah melalui proses renovasi signifikan.
Peresmian jembatan yang berlokasi di Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo, ini ditandai dengan kegiatan syukuran bersama yang dihadiri oleh perwakilan perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat pada Rabu (6/5/2026).
Jembatan yang telah berdiri selama hampir dua dekade ini sebelumnya mengalami penurunan kondisi yang membahayakan pengguna jalan. Menjadi prioritas utama masyarakat dan pemerintah kelurahan, perbaikan infrastruktur vital ini akhirnya terwujud berkat sinergi yang solid, termasuk dukungan pendanaan dari ANTAM.
Fredy Utama, selaku North Konawe Region CSR & External Relation Sub Division Head PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah operasional.
“Pembangunan dan perbaikan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat. Kami memahami bahwa infrastruktur yang layak dan aman adalah fondasi utama dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ujar Fredy.
Ia menambahkan, kehadiran ANTAM diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi operasional industri, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kualitas hidup masyarakat sekitar.
Sementara itu, Lurah Lasolo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Keberhasilan penyelesaian proyek ini tidak lepas dari dukungan perusahaan serta semangat gotong royong yang luar biasa dari warga yang tergabung dalam Tim Ikhlas.
“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini. Partisipasi aktif warga sangat membantu mempercepat proses perbaikan hingga jembatan ini bisa kembali dimanfaatkan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Camat Lasolo yang secara resmi membuka acara. Ia berpesan agar aset penting ini dapat dijaga dan dirawat bersama.
“Ini adalah jembatan milik bersama. Mari kita jaga dan pelihara kondisinya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu panjang,” tegasnya.
Acara peresmian yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan doa bersama serta makan bersama di lokasi jembatan sebagai tanda rasa syukur.
Melalui inisiatif ini, ANTAM berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi menghadirkan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan keselamatan masyarakat.
Editor: Saldy








