ADIWARTA.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, secara resmi melepas para petugas dan rombongan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Pola Lantai 3 Gedung Kantor Gubernur, Kompleks Bumi Praja Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis (30/4/2026).
Total jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Provinsi Sultra berjumlah 2.078 orang. Mereka terbagi dalam 5 kloter utuh dan 2 kloter gabungan. Kloter utuh terdiri dari kloter 32, 34, 35, 36, dan 38, sedangkan kloter gabungan meliputi kloter 39 dan 43.
Untuk memastikan kelancaran ibadah dan kenyamanan jemaah di Tanah Suci, sebanyak 37 orang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah diturunkan. Tim ini terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Petugas Haji Daerah, Pembimbing Kelompok, hingga Tenaga Kesehatan Haji Indonesia.
Para petugas ini akan bertugas mendampingi jemaah di setiap hotel penginapan, mulai dari proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Mekkah dan Madinah, hingga kepulangan kembali ke tanah air.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka memberikan arahan khusus kepada seluruh petugas agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa pelayanan terbaik kepada jemaah, khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia atau memiliki keterbatasan, merupakan bentuk ibadah yang mulia.
“Lakukanlah tugas perbantuan dengan sebaik-baiknya. Terutama bagi mereka yang lemah dan membutuhkan pertolongan. Ingatlah, membantu sesama itu adalah sebagian dari ibadah,” tegas Andi Sumangerukka.
Pesan ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat tiga pilar utama: pelayanan, perlindungan, dan pembinaan. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan lancar sesuai harapan, serta menjunjung tinggi nilai amanah negara dan kemanusiaan.
Editor: Saldy








