close

Cegah Perundungan Sejak Dini, KKN USN Kolaka Gelar Sosialisasi di SDN 1 Tongauna

1785782609397
BAGIKAN BERITA:

ADIWARTA.COM: KONAWE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Kelompok 45 Tahun 2026 menggelar sosialisasi anti perundungan (bullying) bertajuk “Sekolah Aman Tanpa Bullying” di SD Negeri 1 Tongauna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Senin (20/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang bahaya bullying, sekaligus menanamkan nilai-nilai saling menghargai, empati, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memberikan berbagai materi edukatif terkait pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh siswa maupun pihak sekolah. Kegiatan ini juga dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa.

Koordinator Desa (Kordes) KKN USN Kolaka Kelompok 45, Sahril, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari tindakan perundungan.

“Kami ingin menanamkan sejak dini kepada adik-adik bahwa bullying bukanlah hal yang sepele, melainkan perilaku yang dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku. Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa dapat lebih memahami pentingnya saling menghormati dan menjaga sikap di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program “Sekolah Aman Tanpa Bullying” diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya positif di sekolah.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, para siswa mampu menjadi agen perubahan dengan berani menolak dan melaporkan tindakan bullying, serta turut menciptakan suasana sekolah yang ramah dan inklusif,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang guru SD Negeri 1 Tongauna, Wa Ode Indrawati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN USN Kolaka yang telah memberikan edukasi kepada para siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN yang telah memberikan pemahaman kepada siswa kami tentang ‘Sekolah Aman Tanpa Bullying’. Semoga materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga mendoakan agar para mahasiswa KKN dapat menyelesaikan pengabdian mereka dengan baik serta membawa pengalaman berharga selama berada di desa tersebut.

“Semoga sepulangnya kalian dari kampung ini, dapat membawa kesan yang baik dan pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab serta ajakan kepada seluruh siswa untuk bersama-sama berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.*

Editor: Saldy