close
Utama  

Pj Bupati Konawe Tegaskan tak Terlibat Jual Beli Jabatan dan Proyek, Itu Penipuan

Pj Bupati Konawe Harmin Ramba (tengah) didampingi Kepala Dinas Kominfo, Muhammad Akib Ras (kanan) saat rapat beberapa waktu lalu.
Pj Bupati Konawe Harmin Ramba (tengah) didampingi Kepala Dinas Kominfo, Muhammad Akib Ras (kanan) saat rapat beberapa waktu lalu.

ADIWARTA.COM: KONAWE – Pj Bupati Konawe Dr. H Harmin Ramba peringatkan masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pengusaha/kontraktor tak terpengaruh iming-iming oknum yang mengatasnamakan dirinya.

Hal ini disampaikan Pj bupati melalui Kepala Dinas Kominfo Konawe, H. Muhammad Akib Ras, Kamis (6/10/2023).

Pernyataan ini sebagai peringatan atas dugaan iming-iming jabatan yang dilakukan seorang oknum mengatasnamakan Pj bupati.

Menurut Akib Ras, lima poin yang disampaikan Pj Bupati Harmin Ramba saat rapat terbatas dengan para pimpinan OPD.

Pertama, Pj Bupati Konawe menyampaikan masyarakat jangan mempercayai, jika ada oknum yang meminta sejumlah uang atas nama Bupati Konawe untuk posisi jabatan tertentu bagi ASN lingkup Pemda Konawe.

Kedua, bagi para guru atau kepala sekolah, agar jangan mempercayai jika ada oknum yang menawarkan jambatan kepala sekolah dengan meminta uang atas nama Bupati Konawe.

“Itu adalah penipuan oleh oknum, baik yang mengaku sebagai keluarga atau tim tertentu. Semata itu adalah penipuan,” ucap Akib Ras

Ketiga, bagi para pengusaha/kontraktor dan perusahaan besar yang ada di wilayah Konawe agar tidak memberikan uang kepada oknum yang mengaku sebagai keluarga, teman, tim atau apa saja dalam hal mengatas namakan Bupati Konawe.

Ke empat, hal ini disampaikan sedini mungkin, karena terindikasi telah banyak oknum yang memanfaatkan nama Bupati Konawe untuk meminta uang kepada perusaahan, pengusaha, ASN, guru dengan iming iming akan diberikan kegiatan/pekerjaan dan atau jabatan tertentu, yang semua itu dapat merusak integritas Bupati Konawe.

“Kelima, dalam hal penempatan ASN/PNS dalam jabatan tertentu, bupati akan memperhatikan regulasi yang ada, serta pendekatan kinerja dan prestasi kerja serta bukan karena like and dislike,” pungkas Akib Ras.*

Laporan: Saldy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *